Just a Little Poem ^_^

Standar

gemerisik hujan membekapku dalam diam

tanpa suara, hanya tanya yang sanggup terbata

” benarkah ini hujan?”

 

kemudian aku punya tanya yang lain

“kau kenal pelangi?”

jawaban yang pasti, warna dan warni

 

aku melanjutkan bertanya, kali ini pada seorang anak bernama Pelangi

“mengapa namamu pelangi? apakah hidupmu warna warni?”

 

Dia tersenyum dan pergi

 

kulanjutkan bertanya (meski tak terdengar olehnya),

“Bukankah pelangi akan hilang memudar setelah beberapa waktu bertengger? kemudian tak muncul lagi hingga hujan memanggil?”

 

tak terbendung, cerewetnya keingintahuanku,

“Kenapa dia bernama pelangi? apakah dia akan memudar?”

 

aku bertopang dagu, tetap diam dalam otak yang bergemuruh

“Lalu bagaimana jika musim kemarau tiba? pelangi berhibernasikah?”

 

“Lalu jika hujan datangnya malam-malam seperti ini, apakah pelangi masih sanggup muncul?”

 

namun, keremangan malam membiarkanku menebak rahasia alam

tentang hujan, kemarau, langit dan pelangi

 

mungkin kau tahu jawabnya, kawan??

Iklan

mari komen, mari bicara!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s