Malam dan Ceritamu

Standar

Aku membungkus ceritamu dalam lembut malam membingkai bintang

sehitam lekat kisah yang membebat luka itu

aku tak sanggup menggenggamnya

karena bukan aku yang akan menyembuhkannya

bukan…

mencari setetes air mata purnama

tidaklah sesulit kau menggenggam hatimu sendiri

karena ketika purnama terdiam mendengarmu bercerita

ia akan terharu dan tidak punya tisu

siapkan saja cawan kristal hatimu

untuk mrenampung airmatanya

toh purnama rela

diam semalam mendengarmu bercerita

hingga tak mendengar kokok ayam menyuruhnya pulang

 

dan kau sendiri lagi

tidurlah 🙂

Iklan

mari komen, mari bicara!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s