Suara Ratapan Rakyat

Standar

Ohhh God…..!

Ini Kebohongan publik…atau dosa yang terbiasa…??

Bahkan seorang pengemis yang lapar, trus ngambil roti di warung

Harus meratapi tubuhnya yang tak utuh karena dikroyok massa

Tapi apa yang ku lihat disini…di tanahku sendiri

Ketika kekuasaan membelenggu qolbu dan nurani

Dan agaknya super ego tlah terlelap dalam pingsan yang nyenyak

Selembar uang sepuluh ribu cukup membuat pemulung berbungah

Tapi tidak untuk orang yang hatinya tlah terliput serakah

Senggol kanan senggol kiri yang sangat mungkin bukan haknya

Bahkan tak ragu meminta sogokan lebih untuk selembar surat keterangan

Adakah yang berontak atau memang tlah jadi hukum rimba?

Tikus gendut itu semakin buncit oleh kemolekan dunia yang selalu kurang menurutnya

Karena tak satu semut pun berani mengusiknya

Ahhh…aku gerah…

Tapi akupun hanya semut kecil yang mencoba tegak berdiri, namun tak kuasa

Bahkan kancilpun yang sering berakal cerdik, hanya tertunduk diam bahkan mendengkur

Tikus gendut semakin buncit oleh kehausan mata hijaunya akan lembaran rupiah yang tak jelas

Bahkan Cericitnya semakin meruncingkan gigi

“Usahaku untuk  duduk di singgasana ini adalah dengan lembaran rupiah yang tak sedikit, maka jika sekarang aku duduk disini, dan aku akan mengerat lembaran harta Negara itu seperti tikus, janganlah kalian mengusikku! Aku hanya ingin meraup sedikit nikmat dunia dengan uang2 itu”

Tak ada yang berani membantah, meski akhirnya hanya gerutu usang yang berbisik

Sama sekali semut kecil ini pun tak berani menatap, namun hanya meratap

Adakah Tuhan menjawab ratapan rakyat jelata yang papa ini?

Semut kecil  hanya mampu menyumbang

seikat kata ini untuk para KORUPTOR…

Image

Iklan

mari komen, mari bicara!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s